Jumat, 20 April 2012

korupsi di depan mata

saya bekerja di sebuah perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi masalah yang ada di wilayah pemerintahan suatu daerah.
saya menjabat sebagai keset.

saya hanya seorang pesuruh disini.
tapi orang sebodoh saya pun bisa merasakan, mendengarkan, kelakuan pejabat pejabat, atasan atasan saya bekerjasama merancang sebuah strategi untuk korupsi.

imbasnya, saya yang bodoh ini terus memikirkan mengapa saya ada di sini ?
menyaksikan sendiri praktik kotor ini. sementara saya tak berdaya untuk merubah apa-apa.
apakah semua yang saya makan ini haram ?

pikiran seperti ini selalu melintas dalam kepala saya,
membuat saya tidak kerasan lagi bekerja di tempat ini.
bukan karena suasana atau galaknya atasan saya, tapi karena saya tidak bisa hidup di lahan yang seharusnya saya hancurkan.
disini, saya seperti ada di kandang lawan.
tak ada yang bisa saya lakukan.

saya sudah muak dengan semua ini.
mungkin satu satunya jalan adalah pergi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar