di setiap menjelang pertengahan malam di kota kembang,
banyak sekali terdapat wanita wanita dengan pakaian yang menggoda berdiri di trotoar-trotoar jalan tertentu di Kota Kembang.
mereka bukanlah model jalanan,
mereka jajakan tubuh menjual kenikmatan kepada semua pria yang mau membelinya.
tidak peduli batasan usia si pelanggan, "bunga-bunga Trotoar" ini siap melayani.
kemudian ketika ada pria mendekat, ia menyapa dengan suara lembut memanja, gerak tubuh nan menggoda.
coba bangkitkan hasrat sang pria seraya mengajaknya bercinta.
Bunga Trotoar, wangimu tumbuhkan hasrat.
tubuhmu janjikan nikmat.
hingga jerumuskan pria-pria kesepian untuk singgah, dan sekedar usir dingin malam dalam dekapanmu.
engkau bekerja dengan tubuh bermandikan peluh,
engkau merintih menikmati segala rasa yang mereka berikan,
engkau berikan mereka kenikmatan, membiarkan mereka hingga merasa perkasa.
hingga lendir lendir berceceran.
kemudian kau raup uang yang kau butuhkan.
inikah kehidupan ?
inikah keadilan ?
Bunga-bunga Trotoar, malang nasibmu...
tak peduli dosa, apalagi kata orang...
karena kau pikir tak ada pilihan.
untuk hidup dan bertahan, hanya itu yang mampu kau lakukan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar