Kamis, 23 Februari 2012

Putus Asa

Apa kamu pernah merasakan putus asa ?
merasa tak berdaya kala menghadapi keadaan yang ada,
merasa tak mampu tuk berbuat apa-apa.
dan mencaci Tuhan sebagai pelampiasan ?
haha.

saya heran dengan orang yang mudah mengeluh dan mudah putus asa,
saya kira mereka adalah orang yang tidak bisa nikmati anugerah yang telah Tuhan berikan.

" this life is so simple "
ya memang begitu sederhana.
tergantung bagaimana kita menikmatinya saja.

Tuhan itu berikan kita cita rasa yang selalu berbeda setiap saatnya.
karena Tuhan tahu kita ini mudah bosan dengan keadaan yang hanya begitu saja.
Tuhan berikan kita pahit, berikan kita manis.agar kita tahu bagaimana cita rasa kehidupan ini.
membiarkan kita tertawa, membiarkan kita marah, biarkan kita menangis. agar kita memiliki hati yang lebih peka.

semua itu karena Tuhan sangat pengertian. kadang kita tak menyadari hal ini, dan malah balik mencaci Tuhan menyalahkannya, menganggapnya tidak adil.
sehingga kita berpaling darinya dan menjalankan cara yang memuaskan nafsu kita.
bahkan dengan meminta selain kepada-Nya.

Saya selalu yakin di balik semua kejadian yang menimpa kita, Tuhan menyembunyikan sebuah rahasia di baliknya. kita hanya perlu untuk melalui kejadian demi kejadian untuk menemukan rahasia apa yang disiapkan untuk kita.

jadi, nikmatilah hidup yang singkat ini, bukan malah memuaskan hasrat kita dengan membabi buta.

Sabtu, 18 Februari 2012

Mencari Jalan

Saya selalu berpikir untuk menjalani hidup dan merencanakan perjalanan kehidupan saya dengan sedemikian rupa, ya ini biasa kita sebut dengan cita-cita. namun pada kenyataannya saya tersesat dalam perjalanan hidup saya menuju tujuan hidup saya yang sebenarnya. saya berhenti sejenak dan merenung beberapa saat sambil mengingat-ingat kembali, memilah dan memilih arah mana yang harus saya pilih. dan saya akhirnya saya putuskan untuk menempuh jalan "itu" dengan percaya diri dan dengan setumpuk keberanian.

Memang, berat rasanya menempuh jalan ini. Setelah semua yang saya miliki perlahan-lahan saya tinggalkan, tapi itu semua harus saya korbankan demi jalan yang saya tempuh ini, perlahan,perlahan, dan perlahan saya mulai menemukan titik cerah. Hingga saya pikir mungkin jalan yang saya pilih ini adalah jalan yang benar untuk mencapai tempat tujuan saya.

Seiring berjalannya waktu ketika menapaki setiap jengkal jalan ini, saya mulai bimbang. dan kemudian bertanya pada diri saya "Apakah saya harus menuju tempat itu ?" "lalu mengapa saya harus menuju kesana ?"
Dua pertanyaan besar yang sulit untuk saya jawab saat itu. kemudian saya berhenti sejenak untuk berpikir, merenung, dan masih mempertanyakan hal itu.

Hingga akhirnya saya harus katakan : "Tidak !" ini bukanlah jalan menuju tempat tujuan akhir saya, jalan ini hanya sebuah jembatan penghubung untuk menuju tempat akhir yang sesungguhnya yang sudah pasti adalah tujuan akhir saya. jadi, kenapa saya harus diam dan tidak lanjutkan perjalanan ini ? saya harus terus bergerak, selangkah demi selangkah , setapak demi setapak. saya akan terus berusaha keras untuk menuju tempat tujuan saya.

tempat Sang Pencipta seluruh makhluk. Yang Maha Pengasih.Yang Maha Penyayang. Yang Maha Kuasa.

meski jalan yang kutempuh ini terjal Dia yang mengijinkan saya untuk mampu mendakinya, Meski jalan ini penuh lubang Dia mengijinkan saya untuk mampu menghindarinya.

dan saya tidak takut lagi tersesat atau bahkan malah menjauh dari tujuan, karena Dia mengijinkan saya untuk memutar arah dan kembali menuju jalan yang benar.

jadi Anda mau kemana ?


Bulan dan Bintang

seandainya aku bisa memiliki teman yang setia seperti bulan dan bintang.

yang selalu bersama setiap saat,
 yang selalu setia berdampingan,
yang tak pernah terpisahkan,
 yang bekerjasama menerangi gelapnya malam,
yang bersinar memancarkan cahaya kedamaian,
 yang tak lekang oleh zaman,
yang tak usang senantiasa terang,
                                                       yang selalu bersama menambah gemerlap sunyinya malam,
                                                      yang bersinar bersama bangkitkan kenangan yang lama hilang.

seandainya aku adalah bintang, siapakah yang akan jadi bulan ?

Jumat, 17 Februari 2012

Bangun pagi

pada suatu pagi saya baru membuka mata dan termenung sejenak dan merasakan saya hidup kembali di hari yang baru, lalu saya angkat tubuh ini hingga terlepas dari lengketnya bantal dan guling. berjalan menapaki setiap jengkal lantai rumah ini menuju ke kamar mandi. lalu, gosok gigi.


setelah selesai saya bergegas menuju meja makan yang tampaknya masih sepi dengan makanan ataupun camilan. yang ada hanya sebungkus kopi sachet kapal api, ya alhamdulilah. terbesitlah dalam kepala ini untuk menyeduh kopi di pagi hari, kemudian saya berpikir, " kayanya enak kopi ditemani sebarang rokok djisamsoe". 
tapi ada satu masalah. saya kan tidak punya rokok ? akhirnya dengan berat hati saya ambil rokok djisamsoe milik ayah yang masih terlelap tidur dan mendengkur. ya apa boleh buat. maaf ya Yah saya ambil rokonya satu aja. hahaha.


kemudian saya nikmati secangkir kopi dan sebatang rokok pemberian sang Ayah yang tanpa sepengetahuannya, sambil menyambut matahari bersinar kembali.

Kamis, 16 Februari 2012

Cerita Hari Ini

hari ini saya bisa tahu berbagai macam karakter manusia yang berbeda kehidupan yang berbeda kepentingan yang berbeda. karena hari ini saya bertemu banyak orang dan terimakasih Ya Allah telah membukakan mata saya tentang kehidupan......

Rabu, 15 Februari 2012

alhamdulilah

<div style="padding: 5px; background-image: url(http://alamat_gambar_anda.jpg); background-repeat: repeat; background-position: center;">
akhirnya jadi juga punya blog sendiri setelah niat ini hampir terlupakan.