pada suatu pagi saya baru membuka mata dan termenung sejenak dan merasakan saya hidup kembali di hari yang baru, lalu saya angkat tubuh ini hingga terlepas dari lengketnya bantal dan guling. berjalan menapaki setiap jengkal lantai rumah ini menuju ke kamar mandi. lalu, gosok gigi.
setelah selesai saya bergegas menuju meja makan yang tampaknya masih sepi dengan makanan ataupun camilan. yang ada hanya sebungkus kopi sachet kapal api, ya alhamdulilah. terbesitlah dalam kepala ini untuk menyeduh kopi di pagi hari, kemudian saya berpikir, " kayanya enak kopi ditemani sebarang rokok djisamsoe".
tapi ada satu masalah. saya kan tidak punya rokok ? akhirnya dengan berat hati saya ambil rokok djisamsoe milik ayah yang masih terlelap tidur dan mendengkur. ya apa boleh buat. maaf ya Yah saya ambil rokonya satu aja. hahaha.
kemudian saya nikmati secangkir kopi dan sebatang rokok pemberian sang Ayah yang tanpa sepengetahuannya, sambil menyambut matahari bersinar kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar