Rabu, 07 Maret 2012

Susahnya Punya Tampang Penjahat

hei...
ketemu lagi kita di posting saya yang kesekian kalinya...
kali ini saya mau cerita tentang pengalaman pribadi yang mungkin ga semua orang tahu.

Punya tampang yang memadai memang merupakan modal yang penting untuk tampilkan kesan pertama yang baik.
tapi sayangnya, saya tidak punya tampang yang menarik, apalagi yang ramah.
saya terlahir dengan wajah yang sangat lucu, kata Ibu.
haha ya namanya juga orang tua sendiri pasti rela ngibul biar anaknya seneng.

saya semakin yakin kalo yang dikatakan Ibu tentang saya yang terlahir dengan wajah lucu adalah sebuah kebohongan besar. kenapa ?
soalnya, dari semua yang sudah saya alami selama menjalani hidup ini, saya tidak merasakan demikian.
yang ada, hampir setiap orang yang baru pertama bertemu dengan saya, langsung memandang saya dengan tatapan penuh curiga.

saya pernah mengalami kejadian yang ga enak dengan membawa wajah saya yang menyebalkan untuk dilihat ini, mungkin cuma sebagian orang yang bilang gitu...

gini ceritanya.
pas malem minggu, sekitar tahun 2008an kalo ga salah. saya baru pulang dari rumah sang pacar. sekitar pukul 11 malem lah waktu itu. Semuanya berjalan biasa saja ketika saya menelusuri jalan pulang sampai pas saya terhenti di lampu merah yang cukup lama, saya sempat melamun dengan wajah menghadap ke arah kiri jalan.

tiba-tiba seorang pria menegur saya. " Naon Goblog Pelang-pelong !!" ( " apa lo liat-liat !!")
sontak saya membalas, " Naon Anjing !!" ( Apa Anjing !!)
terjadilah cek-cik diantara kami berdua.
dia bilang, " Nyisi Sia Goblog !!" ( Minggir Lo Goblok !!)
saya menuruti permintaannya.
adu argumen tak terelakan, kemudian saling hantam.

sampai akhirnya suara sirine polisi patroli terdengar sangat kencang. tau-tau kita berdua digrebeg dan di-tanya-tanya. dan kami pun digiring menuju polsek setempat.
SIALAN !!

kita berdua di BAP satu per satu.
setelah dimintai keterangan, kami digusur untuk masuk sel tahanan sementara.
Orang Tua saya di panggil. sumpah malunya ga ketulungan.
setelah bernegosiasi dengan bapak Polisi, akhirnya saya dibebaskan sekitar pukul 3 pagi. dengan jaminan uang sebesar 500 ribu rupiah.
alhamdulillah....

itu salah satu cerita mengenai betapa menyebalkannya muka saya, pas saya lagi ngelamun.

yang kedua
nah kalo yang ini cerita saya tentang bertemu dua wanita yang tengah berjalan di sebuah lorong gang yang gelap dan sepi. suasana ngedukung banget.

saya berpapasan dengan kedua wanita tersebut di gang itu, disitu hanya ada saya dan mereka.
pas sekitar jarak 4-5 meter jarak saya dengan mereka, saya sempat melihat mata mereka melihat ke arah saya. dan tiba-tiba mereka berbalik arah dan lari terbirit-birit dan tanpa tawa, berarti mereka lari karena ketakutan.

saya bertanya-tanya, sebenernya kenapa mereka lari ? apa karena saya ?
sepertinya memang karena saya.

nah itulah cerita tentang pengalaman saya dengan tampang saya yang sedikit seperti tampang penjahat, yang lucu kalo saya inget-inget lagi.
Jahahahaha

ok, see you....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar