saya bekerja di sebuah perusahaan yang kantornya berada di dalam sebuah komplek perumahan yang cukup bergengsi. dekat dengan mall, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya.
tidak heran jika penghuni komplek ini pun adalah orang-orang yang berduit.
di sekeliling komplek terdapat perkampungan warga yang dipisahkan dengan benteng setinggi 3 meter dan dilengkapi dengan kawat berduri.
dengan rumah-rumah yang berdiri tegak, indah dan megah, namun dibalik semua itu, dibalik benteng pemisah, terlihat rumah-rumah kecil, sesak dan nampak usang.
yang lebih membuat miris hati saya adalah di balik benteng di perkampungan, ada 1 kamar mandi yang hanya ditutupi benteng setinggi sekitar 1 meter di sekelilingnya, dengan pintu yang hanya disandarkan diantara kedua benteng, tanpa atap. bayangkan jika anda mandi/lakukan kegiatan yang pribadi. sungguh kenyataan yang sangat mencengangkan.
inilah kehidupan, ketika si kaya tak lagi peka. dan si miskin semakin tersiksa.
dengan rumah-rumah yang berdiri tegak, indah dan megah, namun dibalik semua itu, dibalik benteng pemisah, terlihat rumah-rumah kecil, sesak dan nampak usang.
yang lebih membuat miris hati saya adalah di balik benteng di perkampungan, ada 1 kamar mandi yang hanya ditutupi benteng setinggi sekitar 1 meter di sekelilingnya, dengan pintu yang hanya disandarkan diantara kedua benteng, tanpa atap. bayangkan jika anda mandi/lakukan kegiatan yang pribadi. sungguh kenyataan yang sangat mencengangkan.
inilah kehidupan, ketika si kaya tak lagi peka. dan si miskin semakin tersiksa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar