kini saya mendapatkan pekerjaan baru, namun ya masih di dunia proyek.
kali ini saya bekerja sebagai inspector lapangan di proyek hotel wirton Batu Karas.
gajinya lumayan memang, lebih baik dari pekerjaan saya sebelumnya.
namun jaraknya lebih jauh dari rumah, dan dengan fasilitas yang serba kurang memadai. untuk sementara memang, tapi sampai kapan?
ya saya tahu harus bersabar.
disini, saya tinggal di rumah rekan kerja saya, dengan seorang isterinya dan 4 anaknya.
yah, saya seperti menjadi bagian dari mereka, dengan terpaksa saya harus terima keadaan ini.
terpaksa ?
ya terpaksa, karena nyatanya keempat anak itu mampu membuat saya tidak kerasan tinggal berlama-lama disana. ditambah lagi masalah pelik keluarganya, sang isteri sering bercerita kepada saya tentang permasalahan keluargannya.
ditambah lokasi tempat tinggal teman saya ini berada di tengah perkebunan kelapa dan albasiah.
jauh dengan tetangga, tak ada televisi, apalagi internet.
disana hanya ada sebuah radio, dan ketika matahari kembali ke peraduan, saya hanya bisa terdiam.
tak ada yang bisa saya lakukan.
sungguh sangat membosankan.
sial.
apa tidak ada tempat yang lebih baik dari tempat itu ?
huh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar